KMD vs PKM

Ada dua job yang hampir bersamaan; KMD dan PKM. Meski di kedua kegiatan ini saya punya tugas yang berbeda, namun rupanya ada satu tugas -yang sebenarnya bukan bagian dari tugas saya di kepanitiaan- yang sama-sama harus saya kerjakan di keduanya, yakni desain.I love this job, tapi  sebagaimana sering saya akui saya bukan orang yang kreatif, saya sulit untuk mencipta ide-ide baru, apalagi kalau sudah berurusan dengan deadline, *benci...* Untungnya saya punya cukup banyak teman tuk diajak diskusi, dan fasilitas internet yang memadai maka mudah saja mencari inspirasi dari seluruh penjuru dunia. Whatever, inilah hasilnya *anda bisa lihat, betapa miripnya desain stiker KMD dengan stiker tahun baru ARVEZHASTY*
| Stiker KMD 09/30
| Logo PKM 09/30

Read More...

KMD: Cukup Satu Kata, CAPEK

Semalam (9 Januari) tidur saya tidak sepertinya biiasanya saya bisa tidur cepat, ngantuk setelah musyawarah macam-macam *Mulai dari masalah Buper, Pembukaan besok, kantor, rute wide game, dan masih banyak lagi* dengan kakak-kakak pembina yang lain. Auduh ternyata ruwet, apalagi saya bukan orang pramuka, jadi telat deh nyambungnya...
Akhirnya menjelang tengah malam musyawarah selesai, saya langsung tidur menunda pembukaan simulasi pembukaan berikut undangannya.

Read More...

D2, De2, dan Dede

D2

Setelah semalam nulis raportnya anak-anak, menjelang shubuh -mumpung belum imsak- saya berniat menelfon d2 untuk menjelasakan keadaan komputernya, ternyata tidak diangkat. Ya sudah, akhirnya saya sahur seadanya, menunggu shubuh dan -balas dendam- tidur.

Dede

Eh, ternyata belum lama tidur Zen memaksa saya bangun.

Zen: "Bangun Ie, ayo ngadep mudir, anak kamu ada yang masuk The Worst Ten, Dede sama Tony"
Saya: "Hah..."

Ya sudah, saya bergegas dan datang ke tempat kumpul, untung belum terlambat, setelah saya lihat daftar nilai yang ada, wah ternyata parah, saya tambah kian yakin kalo saya gagal menjalankan amanah yang diberikan pada saya. Bayangkan saja, dari 187 anak, ternyata Dede berada di posisi paling buncit, 187! Ternyata kebanyakan anggota saya prestasi akademisnya merosot, penyebabnya bisa jadi adalah karena saya terlalu memanja mereka dan kurang aktif di tengah-tengah mereka, ada waktu dua bulan untuk perbaiki itu semua, bila ternyata gagal mungkin sebaiknya mengundurkan diri saja.

De2

Menjelang Dzuhur mbaknya MiWa nelfon *he3X, ya ampun ternyata namanya belum saya ganti. Karena sudah saling kenal, mungkin sebaiknya saya tulis saja namanya, De2* Dia bilang kalau file yang dia terima dari panitia PKM putra ternyata menggunakan format DOCX -Microsoft WORD 2007- padahal di kantor-kantor putri tidak ada komputer yang menginstallnya, alhasil file tersebut tidak bisa dibuka.

Karena saya masih belum menyelesaikan penulisan raport kelas saya, maka saya minta tuk menunggu kabar selanjutnya dari saya, dan ternyata saya baru mengambil file tersebut dari kantor ISMI lalu mengantarkannya menjelang jam 14.00 *sudah seharusnya saya minta maaf karena telah membuatnya menunggu* dan ternyata setelah semuanya beres, saya baru sadar kalau meskipun hari ini hari rabu, tapi sekarang tanggal sepuluh dan saya puasa... *aduh* lagi-lagi saya ingkar janji.

Read More...

Fight!

Sejumlah job yang beruntun mulai dari 2 bulan yang lalu, yang sebenarnya bisa saya kerjakan dengan santai dan tidak memforsir tenaga rupanya kalau terakumulasi hasilnya lumayan menyiksa juga, baik segi fisik maupun psikis. Di antaranya adalah mengoreksi lembar jawaban ujian materi Bahasa Indonesia+Kompil BSI yang jumlahnya mencapai 187+97 lembar, yang terkadang ketika memeriksa tiap lembarnya bak menelan onak berduri *ai, nyastra banget*

Alhamdulillah, karena ternyata selesai juga bila dikerjakan. Hal tersebut tentunya setelah melewati pemupukan semangat dan juga pelampiasan, he3X tenang saja, saya tidak melampiaskannya dengan hal yang macem-macem, saya melampiaskan kejenuhan saya dengan berolah raga, lari-lari, loncat-loncat, dan -yang sedikit usil- berlatih tinju. Kebetulan ada sansak di kamar mandi asrama saya *yang sebenarnya adalah bola nilon berisi pasir, yang digantung dan digunakan untuk berlatih smash olah raga Volly* selain itu juga ninju macam-macam, mulai dari tembokm, tiang jemuran *tenang-tenang, kalau ninju orang belum*

Pokoknya tiap pagi dan sore sebelum pasti rame dengan suara “bughhh… bughhh… bughhh…” lantas apa yang saya dapat dari itu semua? parah, jemari saya lecet semua dan berdarah-darah *He3X, pembaca yang baik jangan mencoba meniru adegan berbahya ini du rumah ya*

Read More...

New Year New Hair

Beberapa hari setelah tahun baru ini, saya memutuskan untuk menggunakan model rambut baru. He3X, tapi apalah daya, memang pada dasarnya rambut saya susah diatur, kalau panjang jadi semrawut bin berantakan tapi kalau cepak jadi menyerupai jarum atau model rambutnya landak gitu deh.

Selain itu tahun ini tukang cukur langganan saya sudah tidak ada lagi, dulu kan ada kak Dho yang siap nyukur sekaligus nasehatin saya paling tidak dua bulan sekali, namun karena sudah lulus s1 sekarang dia di Malang. Nah, yang gantikan kak Dhi motong rambut saya kebetulan ternyata juga bagian akademik MTs, hanya saja kali ini yang nyukur rambut saya adalah adik kelas saya dua tahun.

Terus model rambutnya bagaimana? Seperti biasa, -yang kata Berril sesuai dengan tugas struktural saya dulu- SASak abizzz… Ha3X, uniknya wanita yang pertama kali saya temui dengan rambut baru saya adalah… *he3X* mbaknya Miwa, it was our first meeting. He3X, awalnya cuma melanggar janji tuk tidak SMS, berlanjut ke nelfon, eh ketemu deh akhirnya. Astaghfirullah…

Read More...

When Werewolf Faces Fullmoon

Pernah suatu hari saya mengaktifkan YM hampir tengah malam, ternyata dia juga sedang OL, saya bermaksud mengajaknya chat, he3X siapa sangka ada fotonya *Bukan avatar dan tidak seperti fotonya yang biasa yang…* dan ternyata langsung diganti dengan avatar.

Entah, foto tersebut memang fotonya atau bukan, pokoknya untung tidak terlalu lama lihatnya, jadi…

Hayoo, siapa yang mau tanggung jawab kalau nanti saya naksir beneran. He3X, kebayang kan gimana kalau seorang werewolf melihat purnama, bila itu terjadi seorang Khuzaie takkan jadi dirinya sendiri, lupa akan semua prinsip juga mimpi-mimpinya.

Read More...

Did Who I Love Prays for Palestine Too?


Read More...

Can We Say Peace?


Read More...

MTP Logo

Sebenarnya logo ini sudah cukup lama dipesan *awalnya bernama Multimedia Zone*, namun ada beberapa perubahan atas saran Mudir Ma'had dan akhirnya dirubah menjadi MTP; Multimedia TMI Putri. Sumpah, saya akui saya bukan orang yang kreatif yang selalu punya ide-ide baru, saya bener kehabisan ide, makanya minta bantuan teman-temana barangkali ada yang punya ide, he3X, tapi ternyata tidak satupun... Dan setelah beberapa hari mebcoba dan mencoba, inilah hasilnya:
Dan akhirnya, sekali lagi untuk teman yang memesan logo ini, sesuai perjanjiannya: Tolong komentar, kritik atau sarannya, bila sekiranya saya perlu melakukan perbaikan. Maaf atas keterlambatan ini, terima kasih atas kepercayaannya. Ngomong-ngomong soal nama MTP, jadi ingat intruder; Makhluk Tuhan Paling...

Read More...

In The Dark

Bagi sebagian orang, jalan-jalan di kegelapan malam adalah hal yang menakutkan, begitu juga bagi saya. Bukan karena saya takut pada hantu, tapi karena bahaya bisa datang dari segala penjuru karena saya tidak bisa melihat apa yang saya pijak dan yang saya lewati karena mata saya minus.
Kejadian kemarin malam adalah buktinya, sekitar jam 00.15 *he3X,saya lembur semalaman bukan tuk menunggu pergantian tahun,tapi karena ada koreksian yang belum saya selesaikan* saya berniat menuju kamar mandi, eh ternyata gelap, mungkin karena lampunya rusak, atau mungkin memang tidak ada lampunya. Siapa sangka ketika saya hendak masuk ternyata ada kawat yang menggantung di pintunya, kawat tersebut menusuk lengan saya, alhasil baju saya *baju pemberian D2,ole-ole dari Jogja* berlubang dan lengan saya tergores. Syukurlah tidak terlalu parah.

Read More...

Kunjungan

free hit counter
 

KhuzaiE menggunakan Revolution Two Church theme oleh Brian Gardner adaptasi ke Blogger oleh Bloganol dot com